Ribuan Vaksin Disuntikkan, Dinkes Kehabisan Stok

  • Whatsapp
RAMAI : Masyarakat BS ramai-ramai mendatangi lokasi vaksinasi massal di halaman masjid Jamik yang dilaksanakan Polres BS dalam rangka Hari Bhayangkara

KOTA MANNA – Vaksinasi massal yang dilaksanakan Polres Bengkulu Selatan (BS) dalam rangka Hari Bhayangkara, di halaman Masjid Jamik, Kamis (24/6) disambut antusias cukup tinggi dari masyarakat. Ribuan masyarakat datang ke lokasi bahkan rela antre untuk disuntik vaksin.

Dari data petugas kesehatan Polres BS, lebih seribu vial vaksin Sinovac disuntikkan. “Antusias masyarakat mengikuti vaksinasi cukup tinggi. Lebih seribu vial vaksin disuntikkan,” kata Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK didampingi Kasat Intel, AKP Candra Permana, SH.

Bacaan Lainnya

Kegiatan vaksin dimulai pukul 09.00 WIB. Panitia pelaksana kegiatan vaksinasi telah menyiapkan tenda dan tempat duduk bagi peserta yang datang untuk vaksin. Setiap yang hadir langsung dilayani mendaftarkan diri dengan mengisi identitas kependudukan dan selanjutnya diperiksa oleh tim kesehatan untuk mengetahui kondisi kesehatan sebelum vaksin disuntikan.

“Semua masyarakat yang datang dan disuntik vaksin tidak mengalami gejala apapun usai disuntik vaksin. Saking tingginya animo masyarakat mengikuti vaksinasi, kegiatan dilaksanakan sampai sore. Peserta vaksin juga antre beberapa menit karena petugas kesehatan proses melayani,” ujar Candra.

Ditambahkan Candra, serbuan masyarakat mengikuti vaksinasi nasional yang dilaksanakan TNI-Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke 75 adalah hal positif dalam penanganan pandemi Covid-19. Hal itu menunjukan keinginan masyarakat vaksinasi meningkat. “Masyarakat sudah antusias vaksin Covid-19. Seharusnya memang begitu, tidak perlu takut vaksin, karena vaksin aman dan halal,” tegas Candra.

Stok Kosong

Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten BS mencatat sudah lebih 3.608 orang warga BS khususnya lanjut usia (lansia) dan petugas pelayan public yang berhasil divaksin, sejak 15 Juni saat ini. Meningkatnya antusiasme masyarakat untuk divaksin membuat Dinkes mengalami kehabisan stok vaksin Sinovac di gudang farmasi. Dinkes sendiri sudah mengusulkan tambahan vaksin sebanyak 3.400 vial Sinovac ke Dinkes Provinsi Bengkulu.

Tingginya minat masyarakat BS untuk mendapatkan vaksin menjadi tolok ukur munculnyakesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin membuat program pemerintah berjalan baik. Vaksin-vaksin ini distribusikan di semua Puskesmas. Di 14 Puskesmas tercatat masih tersisa sekitara 1.630 dosis. Tapi ada beberapa Puskesmas yang juga sudah kehabisan stok vaksin.

“Kemungkinan paling lama satu pekan kedepan vaksin sudah tiba di Kabupaten BS. Saat ini tersisa beberapa lagi di Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan, bahkan ada yang sudah kosong tidak melayani vaksin lagi karena juga sudah habis,” terang Kepala Dinkes BS, Siswanto M.Si melalui Kabid P2P, Elfa Sari

Tingginya minat warga untuk vaksin ini diapresiasi oleh pihak Dinkes. Elfa, berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin terus meningkat. Apalagi untuk lansia yang rawan tertular virus corona. Meskipun Dinkes memfokuskan vaksin pada lansia dan petugas publik, pihaknya juga mulai melakukan vaksin terhadap warga umum.

Di mana setiap warga yang berumur diatas 18 ke atas bisa untuk menjalani vaksin di masing-masing Puskesmas. Bagi warga yang ingi divaksin dapat mendatangi Puskesmas terdekat dengan cukup membawa KTP atau identitas diri. “Bagi warga umur 18 tahun keatas juga dilayani untuk divaksin. Karena memang target pemerintah setiap warga Indonesia akan divaksin, dan saat ini masih bertahap,” jelasnya. (yoh/one)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *